Senin, 01 Mei 2017

Seputar kue semprong

Semprong adalah jenis makanan tradisional yang biasa menjadi hidangan setiap acara hajatan yang digelar masyarakat di pedesaan. Dan tidak sulit untuk mendapatkan camilan ini. Hampir bisa dipastikan semua pedagang panganan di pasar-pasar tradisional menyediakan kue ini.
Kue yang asik dinikmati saat santai sembari ngobrol-ngobrol dengan teman ataupun keluarga ini, ternyata memiliki keunggulan yang menjadi nilai jual tersendiri. Yakni rasa manisnya benar-benar berasal dari gula pasir, bukan obat gula. Sedangkan renyahnya tercipta dari proses pembakaran alamiah yang tetap dipertahankan para pembuatnya.

Cara membuat kue semprong

 Kue semprong  memiliki rasa yang manis juga memiliki tekstur yang renyah. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kue semprong ini sudah tidak diproduksi lagi karena telalu banyaknya makanan-makanan yang datang dari luar. Setelah anda mencicipinya, kue semprong ini memiliki rasa yang enak bahkan rasanya tidak kalah dengan kue-kue yang ada pada umumnya. Untuk lebih melestarikan salah satu jenis kue tradisional ini, mari kita bangun kembali resep-resep kue tradisional yang mungkin sudah hampir tidak ada lagi termasuk kue semprong yang akan kami buat kali ini. Dulu makanan ini memang banyak tersedia ditoko-toko bahkan dengan harga yang cukup terjangkau. Nah, sekarang mari kita coba untuk membuatnya kembali karena proses pembuatannya sangat mudah dan simpel.

Asal-usul kue semprong

Kue tradisional yang kerap dihadirkan dalam acara hajatan di pedesaan ini memiliki bermacam-macam sebutan. Di Sumatra kue ini dinamakan Kue Sapik, sementara di Jawa Timur khususnya Blitar disebut Opak Gambir. Kue Semprong inipun dikenal dengan nama Opak Gulung, karena dalam  proses pembuatannya digulung dan penampilan akhir dari makanan ini berbentuk gulungan. Namun, selain digulung, ada juga Kue Semprong yang berbentuk amplop segiempat, atau dilipat segitiga seperti kipas. Apapun bentuknya, cetakan Kue Semprong ini cuma satu macam, yang membedakannya hanya dari cara membentuk atau melipat lembaran kue. Dapat dipastikan bahwa camilan “rakyat” ini memiliki nama yang berbeda-beda di tiap-tiap daerah. Tidak heran apabila ada kota tertentu yang mengklaim bahwa kue semprong  ini adalah ciri khas daerahnya. Kue Semprong yang digambarkan sebagai “wafer sticks” ini diakui sebagai penganan khas Kalimantan Barat, tepatnya Kabupaten Sekadau yang  jaraknya 150 km dari kota Pontianak. Di Sekadau, Kue Semprong yang awet sampai tiga bulan ini dibuat secara khusus pada hari-hari besar dan dihadirkan pada acara-acara selamatan, pernikahan dan ritual sejenis. Bagaimana dengan daerah lain? Pada tahun 2002, oleh Pemerintah Kota Cimahi, Kue Semprong sudah “dipatenkan” sebagai makanan khas kota Cimahi.

Resep Membuat Kue Semprong Wijen Gurih Renyah

Saat santai atau sambil nonton channel kesayangan anda, tak lengkap memang kalau hanya sekedar menonton saja tanpa ditemani cemilan. Rasany...